SYARAT STANDAR PENGIRIMAN (SSP) PELNI LOGISTICS


Di saat pengirim menyerahkan barang/muatan atau dokumen untuk dikirimkan atau di transportasikan oleh PELNI LOGISTICS (sebagaimana didefinisikan di bawah), para pengirim telah menerima dan setuju dengan SSP (Syarat Standar Pengiriman) PELNI LOGISTICS di bawah ini :

(1) PT. SARANA BANDAR NASIONAL beserta Group Perusahaannya (selanjutnya disebut PELNI LOGISTICS) PELNI LOGISTICS berarti seluruh kantor-kantor cabang PELNI LOGISTICS dan termasuk seluruh agen PELNI LOGISTICS yang telah diangkat dan ditempatkan di lokasi-lokasi yang telah ditentukan berdasarkan perjanjian keagenan PELNI LOGISTICS.

(2) Kententuan tentang SSP :

  1. Seluruh kegiatan pengiriman, pengangkutan, muat dan bongkar barang/muatan melalui PELNI LOGISTICS dilaksanakan berdasarkan syarat dan kondisi yang telah diatur dalam SSP ini.
  2. SSP adalah syarat dasar yang mengikat dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjanjian/ketentuan tertulis lainnya.
  3. PELNI LOGISTICS tidak dapat dibebani dengan perjanjian lain selain yang ditulis dalam SSP ini kecuali dengan perjanjian tertulis dan ditandatangani oleh pejabat PELNI LOGISTICS yang berwenang yang bertindak untuk dan atas nama PELNI LOGISTICS.

(3) Tata Cara Pengangkutan

  1. PELNI LOGISTICS hanya akan mengirim dan mengangkut barang/muatan sesuai syarat dan kondisi SSP ini. PELNI LOGISTICS berhak menolak atau menerima atau mengangkut barang/muatan tertentu dari perorangan, ataupun Perusahaan berdasarkan kebijakan PELNI LOGISTICS sendiri.
  2. PELNI LOGISTICS berhak menolak atau mengangkut dan mengirim barang/muatan milik pengirim melalui jalur dan prosedur serta cara penanganan dan transportasi yang sesuai.
  3. Pengemasan/pembungkusan barang/muatan untuk pengangkutan merupakan tanggung jawab pengirim termasuk penempatan barang/muatan ke dalam suatu wadah, PELNI LOGISTICS berhak melakukan pengemasan/pembungkusan ulang barang/muatan apabila pengemasan/pembungkusan yang dilakukan oleh pengirim dianggap tidak standar, beresiko merusak barang/muatan atau membahayakan moda transportasi. Biaya atas pengemasan/pembungkusan ulang menjadi beban pengirim.
  4. PELNI LOGISTICS tidak bertanggung jawab atas kehilangan dan atau kerusakan sebagian atau seluruh barang/muatan yang diakibatkan ketidak sempurnaan pengemasan/pembungkusan oleh pengirim.
  5. Pengirim bertanggung jawab untuk mencantumkan alamat lengkap tujuan kiriman, jenis dan atau isi barang/muatan agar pengantaran dapat dilakukan dengan tepat.
  6. PELNI LOGISTICS tidak bertanggung jawab atas keterlambatan, kehilangan, kerusakan, dan biaya-biaya yang timbul akibat kelalaian dan kesalahan pengirim dalam memenuhi kewajiban-kewajiban tersebut diatas.

(4) Pemeriksaan kiriman

  1. PELNI LOGISTICS berhak tetapi tidak berkewajiban memeriksa isi barang/muatan yang dikirim oleh pengirim untuk memastikan bahwa suatu kiriman barang/muatan adalah layak untuk diangkut ke kota tujuan sesusai syarat prosedur operasional yang baku, prosedur Bea dan Cukai jika ada dan metode penanganan pengiriman PELNI LOGISTICS.
  2. PELNI LOGISTICS dalam melaksanakan haknya tidak menjamin atau menyatakan bahwa seluruh kiriman adalah layak untuk pengangkutan dan pengantaran tanpa melanggar hukum di semua kota asal, tujuan atau yang dilalui kiriman tersebut.
  3. PELNI LOGISTICS tidak bertanggung jawab terhadap kiriman yang isinya tidak sesuai dengan keterangan yang diberikan pengirim kepada PELNI LOGISTICS.
  4. PELNI LOGISTICS tidak bertanggung jawab atas denda, kehilangan atau kerusakan selama dokumen/barang/muatan berada dalam penahanan Bea dan Cukai atau pejabat berwenang lainnya. Pengirim dengan ini membebaskan PELNI LOGISTICS dari keharusan betanggung jawab atas denda atau kerugian tersebut.

(5) Larangan Kiriman

  1. PELNI LOGISTICS tidak menerima barang/muatan berbahaya sebagaimana tercantum dalam IMO-DG, atau barang/muatan yang mudah meledak atau terbakar, obat-obat terlarang, logam mulia dan barang-barang lainnya yang dilarang oleh ketentuan peraturan atau perundangan-undangan yang berlaku.
  2. Apabila pengirim mengirimkan barang/muatan tersebut tanpa sepengetahuan atau melanggar ketentuan PELNI LOGISTICS, maka pengirim membebaskan PELNI LOGISTICS dari seluruh klaim atas kerusakan, biaya yang mungkin timbul, serta tuntutan dari pihak manapun.
  3. PELNI LOGISTICS berhak untuk mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu segera setelah PELNI LOGISTICS mengetahui adanya pelanggaran terhadap kondisi ini termasuk untuk menjalankan hak yang diatur dalam klausula 4 ayat (1).

(6) Jaminan Kepemilikan Kiriman

  1. Pengirim dengan ini menjamin bahwa yang bersangkutan adalah pemilik yang sah dan berhak atas barang/muatan yang diserahkannya untuk dikirim oleh PELNI LOGISTICS dan telah sepakat untuk mengikatkan diri dengan SSP ini, tidak hanya atas nama diri sendiri melainkan juga selaku agen serta untuk dan atas nama semua pihak yang berkepentingan atas muatan tersebut.
  2. Pengirim dengan ini menyatakan membebaskan PELNI LOGISTICS dari tuntutan pihak manapun dan dari seluruh biaya kerusakan dan atau biaya lainnya apabil terjadi pelanggaran atau ketidaksesuaian dengan SSP ini.

(7) Tarif

  1. PELNI LOGISTICS melakukan penagihan berdasarkan tarif yang telah diberitahukan kepada pengirim.
  2. Tarif yang ditentukan PELNI LOGISTICS termasuk ongkos pengangkutan/uang tambang muatan/seafreight, Cargo Handling, dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), tetapi pada pelabuhan tertentu belum termasuk terminal handling charge (THC) atau biaya-biaya lain yang dikhususkan sehubungan dengan pengangkutan muatan milik pengirim.
  3. Tarif PELNI LOGISTICS ada 4 jenis yaitu :
    1. CY to CY : tarif yang dikenakan kepada pengirim untuk pengangkutan barang/muatan dari dermaga/container yard (CY) pelabuhan pemuatan sampai dermaga/container yard (CY) pelabuhan tujuan; tarif termasuk ongkos pengangkutan/uang tambang muatan/seafreight dan Cargo Handling di pelabuhan pemuatan dan tujuan, tapi tidak termasuk biaya angkutan dari dan ke dermaga/CY ke lokasi pengirim/penerima barang/muatan.
    2. CY to DOOR : tarif yang dikenakan kepada pengirim untuk pengangkutan barang/muatan dari dermaga/container yard (CY) pelabuhan pemuatan sampai lokasi penerima barang/muatan; tarif termasuk ongkos pengangkutan/uang tambang muatan/seafreight dan Cargo Handling di pelabuhan pemuatan dan tujuan, dan biaya angkutan dari dermaga/CY ke lokasi penerima barang/muatan, tapi tidak termasuk biaya angkutan dari lokasi pengirim barang/muatan ke Dermaga/CY.
    3. DOOR to CY : tarif yang dikenakan kepada pengirim untuk pengangkutan barang/muatan dari lokasi pengirim barang/muatan sampai ke dermaga/container yard (CY) pelabuhan tujuan; tarif termasuk ongkos pengangkutan/uang tambang muatan/seafreight dan Cargo Handling di pelabuhan pemuatan dan tujuan, dan biaya angkutan dari lokasi pengirim barang/muatan ke Dermaga/CY, tapi tidak termasuk biaya angkutan dari dermaga/CY ke lokasi penerima barang/muatan.
    4. DOOR to DOOR : tarif yang dikenakan kepada pengirim untuk pengangkutan barang/muatan dari lokasi pengirim barang/muatan sampai lokasi penerima barang/muatan; tarif termasuk ongkos pengangkutan/uang tambang muatan/seafreight dan Cargo Handling di pelabuhan pemuatan dan tujuan, termasuk biaya angkutan dari dan ke dermaga/CY ke lokasi pengirim/penerima barang/muatan.

(8) Ganti Rugi

  1. PELNI LOGISTICS hanya bertanggung jawab untuk mengganti kerugian yang dialami pengirim akibat kerusakan atau kehilangan dari pengiriman barang/muatan oleh PELNI LOGISTICS sepanjang kerugian tersebut terjadi ketika barang/muatan masih berada dalam pengawasan dan ruang lingkup tanggung jawab PELNI LOGISTICS, dengan catatan bahwa kerusakan tersebut semata-mata karena kelalaian PELNI LOGISTICS.
  2. PELNI LOGISTICS tidak bertanggung jawab terhadap Kerugian Konsekuensi yang timbul akibat dari kejadian tersebut di atas, yaitu kerugian yang termasuk dan tanpa dibatasi atas kerugian komersial, keuangan atau kerugian tidak langsung lainnya termasuk kerugian yang terjadi dalam pengangkutan atau pengantaran yang disebabkan oleh hal-hal yang di luar kemampuan kontrol dan diluar ruang lingkup tanggung jawab PELNI LOGISTICS atau kerugian atas kerusakan akibat bencana alam atau ce Majeure.
  3. Nilai pertanggung jawaban PELNI LOGISTICS sesuai syarat dan kondisi pada klausula 8 ayat (1) di atas adalah dalam bentuk ganti rugi atas kerusakan atau kehilangan dokumen atau barang diluar term DOOR yang nilainya maksimumnya yaitu Rp. 100.000.000,- untuk muatan container, Rp. 100.000.000,- untuk muatan kendaraan (mobil), Rp. 10.000.000,- untuk muatan sepeda motor, dan Rp. 5.000.000,- untuk muatan general cargo.

(9) Tata Cara Klaim

  1. Klaim ganti rugi dapat dilakukan jika pengirim sudah melakukan pembayaran 100% biaya pengiriman barang/muatan kepada PELNI LOGISTICS.
  2. Klaim ganti rugi dilakukan jika dokumen pendukung lengkap seperti Dokumen pengiriman barang/muatan (asli), bukti pembayaran (asli), dan packing list barang/muatan.